Selasa, 15 Januari 2013

cerpen beserta unsur-unsurnya


Hari-hari yang sial
Satu tahun yang lalu saat saya duduk di kelas 3 smp,setiap pulang sekolah saya dan 4orang teman saya lain nya selalu bermain melewati pematang sawah yang terapat di samping sekolah kami,dan kebetulan saat hari itu kami ingin melepaskan kepenatan kami setelah menjalani ujian,saya dan teman-teman duduk-duduk di pondok yang terdaat di tengah sawah tersebut,sambil duduk-duduk kami meneriaki teman kami yang bernama azel,kami meneriakinya pada saat azel sedang duduk di rumah warga,kami meneriakinya sambil menertawakannya  sangat keras.
Tanpa saya sadari teman saya  yang bernama Tiara yang juga ikut menertawakan azel tiba-tiba berteriak “LARI”reflek kami semua lari,dan sambil lari kami bertanya”manga lari woy”dan tiara pun hanya berkata “caliak ka belakang”,dan semuanya berhenti kecuali tiara,setelah berhenti sejenak kami melihat kumpulan anak-anak sawah yang lari mengejarkami dengan membawa sebilah golok,kami pun kembali lari terbirit-birit tanpa memperhatikan pematang sawah yang begitu kecil,orang pertama yang kaki nya terperosok masuk ke dalam sawah adalah saya.tak satupun yang menolong,dengan sepatu yang brat penuh lumpur saya pun kembali berlari,tak berapalama kemudian teman saya yang bernama Mega ikut-ikutan jatuh,dan kami hanya berlari sambil tertawa.kami beranggapan mungkin mereka merasa terganggu karena kami terlalu ribut.
Setelah kami melewatipersawahan kami sampai di sebuah komplek yang kami belum pernah melewatinya sebelumnya,saat kami bercerita tentang anak-anak tadi dan menanyakan siapa yang jatuh di sawah sambil tertawa sekeras-keras mungkin,dan tiba-tiba kembali ada seekor anjing yang berlari mengejar kearah kami,dua orang teman saya ikut berlari karena ketakutan kecuali saya,mega,dan asri.kami menyingkir ke salah satu rumah warga,dan ternyata anjing tersebut tidak mengejar kami,dan juga tidak mengejar dua orang teman saya.Dan akhirnya kami menemukan jalan biasa yang kami lewati saat pulang sekolah,kami pun berpisah menuju rumah masing-masing.



Identifikasi
Ø Unsuri intrinsik
v Tema
Kesialan karena rebut-ribut dan mengganggu kenyaman nan orang lain
v Alur
Alur mundur
Alur maju
v Latar/setting
-prsawahan
-perkomplekan
-pematng sawah
-pondok di tengah sawah
v Penokohan
Saya = Suka bermain dan seneng-seneng
Tiara = Penuh rahasia
v Amanat/pesan-pesan
Jangan suka menertawakan orang dengan keras,karena dapat mengganggu kenyamanan orang lain.



Legenda sungai musi
Zaman dahulu kala,sebelum datang kerajaan sriwijaya.hubungan lalu lintas laut di seluru dunia dilakukan dengan perahu layar.pada zaman itu pula lanun atau bajak laut ada.konon bajak laut asal Negara cina,terdiri dari tiga perahu layar,berlayar ke selat Bangka.perampok itu di pimpin oleh seorang yang bergelar kapitan.
Mereka tertarik dengan sungai musi,terutama karena lebarnya.tiga perahu layar besar itu beriringan  memasuki sungai dan menghulu.para perompak itu melihat banyak perahu besar itu beriring-iring memasuki sungai dan menghulu. Para prempok itu melihat banyak perahu besar dan tongkat dari hulu sarat dengan muatan hasil bumi. Kapitan memerintahkan anak bauhnya untuk mendekati perahu dengan ramah tanpa menggaanggu.
Perahu dan tongkat berisa barang dagangan dan hasil bumi seperti beras,kopi,sayur-sayuran,dan lain-lain. Baran-barang tersebut mahal harganya di Negara lain.pedagang tersebut datang dari pulau lain di nusantara.perompak itu membeli dagangan mereka.karna mereka tidak pandai berbahasa china, maka digunakan bahasa isyarat. Ketika itu pembayaran tidak dilakukan dengan uang, tetapi denagn barang(berter) yang ada di dalam perahu perompak,seperti kain,perak,emas,sampia bahan pangan .
Melalui bahasa isyarat itu diketahui bahwa hasil pertanian diperoleh dari daerah hulu. Kapitan dan anak buahnya menuju ke hulu. Mereka berbencar menuju ke hulu. Akhirnya mereka, menemukan gunung dempo (lahat) yang kaya dengan tanaman kopi dan merupakan lahan pertanian yang subur. Di muara enim mereka menemukan tanaman rempah-rempah dan batu bara. Sementara di rejang lebong mereka terkejut melihat penduduk mendulan emas.tanaman tembakau mereka menemukan di danau ranau.
Kapitan dan anak buahnya sepakat membeli semua barang dagangan itu. Alhasil perahu mereka penuh sesak dengan dagangan hasil bumi. Mereka sudah kehabisan barang-barang untuk menukar. Mereka memutuskan untuk meninggalkan daerah itu dan berjanji untuk kembali lagi.
Suatu malam terpikir olek kapitan untuk member nama daerah itu. Dia memberi nama MU,CI. Dalam bahsa cina yang berarti dewi ayam betina makhlukn yang member keuntungan bagi manusia karena menghasilkan telur yang banyak selain itu muci sebagai penolong manusia karena tanahnya yang kaya raya dengan hasil bumi. Tidak hanya kebaikan mudah bergaul, dapat menerima orang asing dan suka menolong. Begitu juga dengan akum perempuannya. Mereka pekerja keras , sangat melindungi anaknya. Tak ubahnya seperti ayam betina. Di balik keramahanya, mereka juga tak sengan-sengan membunuh orang agi yang melakukan kecurangan atua menipu. Beretusan tahun kemudian kata MUCI berubah menjadi MUSI.


Identifikasi
Ø UNSUR INTRINSIK
v TEMA
Proses perubahan nama sungai musi dari muci menjadi musi
v ALUR
Alur Maju
v Latar/setting
-di sungai
-di kapal
v PENOKOHAN
Kapitan = pemimpin kejahatan
Pedagag = pintar tawar menawar
v Amanat/pesan
Tetap jaga kekayaan hasil bumi yang kita miliki


Hikayah hang tuah

Untuk mencari nafkah dan guru untuk anaknya, pindahlah orang tua hang tuah. Hang Mahmud dan dang merdu wati dari sunagai duyung ke negri bintan. Di tempat yang baru itu hang tuah bersahabart dengan 4 orang anak yang tidak mengenal takut, yaitu hang jebat,hang lekir,hang lekui,dan hang kasturi.
Pada suatu hari bendahara raja diserang oleh pegamuk. Para pengiringnya lari lintang pukang meninggalkan tuannya. Untuk membela kehormata bendahara raja, datanglah kellima orang bersaudara itu guna menuntut bala. Dengan kepahlawannya pengamuk itu dapat dihabisi nyawanya dan bendahara raja terhindar dari maut di ujung keris pengamuk itu. Hal itu segera dilaporkan kepada raja. Dengan keputusan raja, hang tuah dengan keempar kawannya diangkat menjadi biduanda (pengiring raja). Hang tuah sebagai pemimpin mereka, tentu saja mendapat keistimewaan dari pada yang lain.
Hang tuah berpengaruh besar dala istana. Semua soal yang pelik-pelik diserahkan raja kepada hang tuah untuk mendapatkan penyelesain. Tentu hal itu akan menimbulkan iri hati yang lain.
Ibu kota pemerintahan dipindakan dari bintan ke malaka(malaka ialah nama sebuah pohon dan tempat itulah didirikan krajaan malaka). Hubungan batin  antara Raja dengan hang tuah semakin eret. Karena iyulah, hang tuah sangat dibenci oleh pembesar-pembesar karoton yang lain sejak hang tuah ada di koraton mereka dikesempingan saja oleh sang raja.
Dengan sebuah fitnah yang dibuat-buat hang tuah dituduh berlaku tiada hormat dengan putri-putri istana.oleh karena itu, hang tuah dibuang raja ke luar malaka. Hang tuah menuju ingrapura dengan maksud melestarikan tun teja ke malaka untuk dipersembahkan kepada rajanya sehingga dapat kembali ke malaka. Usaha itu berhasil dan kawinlah raja malaka dengan tun teja walawpun banyak menimbulkan silang sengkete. Hang tuah difitnah lagi raja menyuruh dia dibunuh. Bendahara raja membelanya, dia tidak dibunuh ,tetapi diasing ke guung.
Pengganti hang tuah di karaton ialah hang jebat sesugguhnya ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya ia mengamuk di keraton putri-putri dan dayang-dayang di perlakukan kurag sopan sehingga banyak juga lah orang yang mati karena keris nya,yang di berikan hank tuah kepada nya.tiada seorang pun yang berani mendingin kan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.
Dalam keadaan yang genting itu perlu sekali bendahara raja mengabarkan,bahwa hang tuah belum mati dan di pun terpaksa dahulu menyanggah perintah rajanya untuk membunuh hang tuah.demi mendengar berita itu di panggil lah hang tuah untuk menentram kan seasana itu.karena kesetiaan raja dengan Negara nya dia datang kembali ke malaka.
Di mintalah hang tuah untuk menghentikan pengamukan nya dan kerisnya hendak lah di serah kan kepadanya,hang jbat melawan.terjadilah perkelahian,akhirnyahang jebat tewas karena luka-luka nya akibat tusukan hang tuah,kepercayaan raja makin tebal,dan pembesar-pembesar yang iri hati takut dan patuh lah mereka dengan pimpinan hang tuah
Negeri malaka makin maju.hubungan dengan luar negri serig di adakan sudah beberapa kali hang tuah di kirim keluar negri di antaranya ke negri roma di eropa untuk hubungan perdagangan.waktu di eropa,ia singgah di mekah untuk naik haji.tak segaja ke eropa,hingga ke tiongkok,dan india.dimana-mana menunjukan keberanian dan ketaatan nya kepada negri malaka.
Kemudian hang tuahbersama raja malaka dan bendahara raja pergi berhalawat (mengasingkan diri untuk betapa)karena usianya telah lanjut.sedang tampuk pimpinan diserahkan kepada putrid gunung lidag.dngan tipu daya protugis dapat menaklukan malaka,lalu pindahlah kerajaan itu ke johor.



Identifikasi
ð  TEMA
TENTANG KEPEMIMPINAN HANG TUAH
ð  ALUR
Maju
ð  LATAR/SETTING
-keraton
-gunung
-hulu sungai
-sungai duyung
-negri bintan
-eropa
-mekah
-india
ð  PENOKOHAN
-hang tuah
-Raja
-hang jebat
-hang lekir
-hang lekiu
-hang kesturi
-putri gunung lidang
ð  Amanat
Jadilah pemimpin yang jujur dan berani seperti hang tuah dan janga suka menfitnah seseorang dalam kehidupan nya karena itu akan menjerumuskan diri sendiri





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar